Friday, 19 April 2019

AYAT 174-175 AN NISAK

TAFSIR QURAN DAN HADIS TABARUK
JILIK 2 AYAT 174-175 AN NISAK
BIS MILLAH HIR RAHMAN NIR RAHIM,.
Ayat 174 Quran, Surah An-Nisaa, Ayat 174 Ya_ ayyuhan na_su qad ja_'akum burha_num mir rabbikum wa anzalna_ ilaikum nu_ram mubina_(n). 4:175 Ayat 175 Quran, Surah An-Nisaa, Ayat 175 Fa ammal lazina a_manu_ billa_hi wa'tasamu_ bihi fa sayudkhiluhum fi rahmatim minhu wa fadli(w), wa yahdihim ilaihi sira_tam mustaqima_(n).

“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepada kalian bukti ke­benaran dari Tuhan kalian, (Muhammad dengan mukjizatnya) dan telah Kami turunkan kepada kalian cahaya yang terang ben­derang (Al-Qur’an). Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada (agama)-Nya, niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya (surga) dan limpahan karunia-Nya. Dan menunjuki mereka kepa­da jalan yang lurus (untuk sampai) kepada-Nya.” (An-Nisaa’ ayat 174-175)

      Allah Swt. berfirman, ditujukan kepada semua umat manusia dan se­bagai pemberitahuan kepada mereka, bahwa sesungguhnya telah datang kepada mereka bukti kebenaran yang besar dari Allah Swt., yaitu dalil yang pasti yang membantah semua alasan, dan hujah yang mele­nyapkan semua kerumitan. Karena itulah disebutkan pada permulaan ayat melalui firman-Nya: {وَأَنزلْنَا إِلَيْكُمْ نُورًا مُبِينًا} dan telah Kami turunkan kepada kalian cahaya yang terang ben­derang. (An-Nisa: 174) Yaitu cahaya yang terang dan jelas menunjukkan perkara yang hak.

      Menurut Ibnu Juraij dan lain-lainnya, makna yang dimaksud ialah Al-Qur’an. {فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَاعْتَصَمُوا بِهِ} Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada (agama)-Nya (An-Nisa: 175) Yakni memadukan antara ibadah dan bertawakal kepada Allah dalam semua urusan mereka. Ibnu Juraij mengatakan bahwa makna yang di­maksud ialah “orang-orang yang beriman dan berpegang teguh ke­pada Al-Qur’an”. Demikianlah menurut riwayat Ibnu Jarir. {فَسَيُدْخِلُهُمْ فِي رَحْمَةٍ مِنْهُ وَفَضْلٍ} niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya dan limpahan karunia-Nya. (An-Nisa: 175)

       Allah belas kasihan kepada mereka, maka Dia memasukkan mereka ke dalam surga dan menambahkan kepada mereka pahala yang berlipat ganda; derajat mereka ditinggikan berkat karunia Allah kepada mereka dan kebaikan-Nya. {وَيَهْدِيهِمْ إِلَيْهِ صِرَاطًا مُسْتَقِيمًا} Dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (untuk sampai) kepada-Nya. (An-Nisa: 175) Yaitu jalan yang jelas, tujuan yang lurus, tidak ada bengkoknya dan tidak ada penyimpangan. Demikianlah gambaran tentang orang-orang mukmin di dunia dan akhirat. Di dunia mereka berada pada tuntunan yang lurus dan ja­lan keselamatan dalam semua akidah dan amaliyahnya, sedangkan di akhirat berada pada jalan Allah yang lurus yang menghantarkan me­reka ke taman-taman surga-Nya.

     Di dalam hadis Al-Haris Al-A’war, dari Ali ibnu Abu Talib r.a., dari Nabi Saw. disebutkan bahwa Nabi Saw. pernah bersabda: ” الْقُرْآنُ صراطُ اللهِ المستقيمُ وحبلُ اللَّهِ الْمَتِينُ ” Al-Qur’an adalah jalan Allah yang lurus dan tali Allah yang kuat. Hadis ini secara lengkap telah disebutkan pada permulaan kitab tafsir ini, hanya milik Allah-lah segala puji dan karunia.

No comments:

Post a Comment