Monday, 15 April 2019

TAFSIR QURAN DAN HADIS TABARUK,.JILIK 2,. 153-154AN NISAAK,.

TAFSIR QURAN DAN HADIS TABARUK,.
JILIK 2 AYAT 153-154) AN NISAAK,.

BIS MILLAH HIR RAHMAN NIR RAHIM.,
         Quran, Surah An-Nisaa, Ayat 153 Yas'aluka ahlul kita_bi an tunazzila 'alaihim kita_bam minas sama_'i fa qad sa'alu_ mu_sa_ akbara min za_lika fa qa_lu_ arinallu_ha jahratan fa akhazathumus sa_'iqatu bi zulmihim, summattakhazul'ijla mim ba'di ma_ ja_'athumul bayyina_tu fa'afauna_ 'an za_lik(a), wa a_taina_ mu_sa_ sulta_nam mubina_(n). 4:154 Ayat 154 Quran, Surah An-Nisaa, Ayat 154 Wa rafa'na_ fauqahumut tu_ra bi misa_qihim wa qulna_ lahumudkhulul ba_ba sujjadaw wa qulna_ lahum la_ ta'du_ fis sabti wa akhazna_ minhum misa_qan galiza_(n).   

      “Ahli Kitab meminta kepadamu agar kamu menurunkan kepada mereka sebuah Kitab dari langit. Maka sesungguhnya mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar dari iiu. Mereka berkata, ‘Perlihatkanlah Allah kepada kami dengan nyata.’ Maka mereka disambar petir karena kezalimannya, dan mereka menyembah anak sapi, sesudah datang kepada mereka bukti-bukti yang nyata, lalu Kami maafkan (mereka) dari yang demikian. Dan telah Kami berikan kepada Musa keterangan yang nyata. Dan telah Kami angkat ke atas (kepala) mereka Bukit Tursina untuk (menerima) perjanjian (yang telah Kami ambil dari) mereka. Dan Kami perintahkan kepada mereka, ‘Masukilah pintu gerbang itu sambil bersujud,’ dan Kami perintahkan (pula) kepada mereka, ‘Janganlah kalian melanggar peraturan mengenai hari Sabtu,’ dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang kokoh.” (An-Nisaa’ ayat 153-154)

           Muhammad ibnu Ka’b Al-Qurazi, As-Saddi, dan Qatadah mengatakan bahwa orang-orang Yahudi pernah meminta kepada Rasulullah Saw. agar beliau menurunkan kepada mereka sebuah kitab dari langit, sebagaimana kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa dalam keadaan tertulis. Ibnu Juraij mengatakan bahwa mereka meminta agar diturunkan lembaran-lembaran dari Allah yang tertulis, ditujukan kepada si Fulan dan si Fulan, untuk membuktikan kebenaran apa yang didatangkan oleh Nabi Saw. kepada mereka. Hal ini mereka ajukan hanyalah semata-mata sebagai penghinaan, keingkaran, kekufuran, dan kemurtadan mereka kepadanya. Perihalnya sama dengan apa yang pernah diminta oleh orang-orang kaflr Quraisy Akan tetapi, mereka melanggar dalam semua apa yang diperintahkan kepada mereka, baik secara ucapan maupun perbuatannya. Karena sesungguhnya mereka diperintahkan agar memasuki pintu Baitul Maqdis seraya bersujud dan mengucapkan doa hittah yang artinya

        “Ya Allah, hapuslah dari diri kami dosa-dosa kami” karena kami tidak mau berjihad dan membangkang, tidak melakukannya, yang menyebabkan kami tersesat di padang sahara selama empat puluh tahun. Ternyata mereka memasukinya seraya merangkak dengan pantat mereka, dan ucapannya mereka ganti menjadi hintah fi sya’rah. * {وَقُلْنَا لَهُمْ لَا تَعْدُوا فِي السَّبْتِ} dan Kami perintahkan (pula) kepada mereka, “Janganlah kalian melanggar peraturan mengenai hari Sabtu.” (An-Nisa: 154) Maksudnya Kami perintahkan mereka untuk memelihara kesucian hari Sabtu dan berpegang teguh menjauhi hal-hal yang diharamkan oleh Allah atas mereka, selagi hal tersebut disyariatkan bagi mereka. {وَأَخَذْنَا مِنْهُمْ مِيثَاقًا غَلِيظًا} dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang kokoh. (An-Nisa: 154) Yaitu perjanjian yang berat. tetapi mereka melanggarnya dan berbuat durhaka serta menggunakan tipu muslihat (hailah) untuk melakukan hal yang diharamkan oleh Allah Swt. Seperti yang disebutkan kisahnya dalam surat Al-A’raf secara panjang lebar, yaitu pada firman-Nya: وَاسْأَلْهُمْ عَنِ الْقَرْيَةِ الَّتِي كَانَتْ حَاضِرَةَ الْبَحْرِ Dan tanyakanlah kepada Bani Israil tentang negeri yang terlelak di dekat laut. (Al-A’raf: 163), hingga beberapa ayat berikutnya.

         Dalam surat Al-Isra nanti akan disebutkan sebuah hadis yang diceritakan oleh Safwan ibnu Assal, yaitu pada tafsir firman-Nya: {وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى تِسْعَ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ} Dan sesungguhnya Kami telah memberikan kepada Musa sembilan buah mukjizat yang nyata. (Al-Isra: 101) Di dalam hadis tersebut antara lain disebutkan, “Dan khusus bagi kalian, orang-orang Yahudi, janganlah kalian melanggar peraturan mengenai hari Sabtu.”

No comments:

Post a Comment