Sunday, 27 October 2019

AYAT 18 SURAH IBRAHIM,.


TAFSIR QURAN DAN HADIS TABARUK.,
Surat Ibrahim
 Ayat 18
Bissmillah Hirrahman Nirrahim
.,
مَثَلُ الَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ ۖ أَعْمَالُهُمْ كَرَمَادٍ اشْتَدَّتْ بِهِ الرِّيحُ فِي يَوْمٍ عَاصِفٍ ۖ لَا يَقْدِرُونَ مِمَّا كَسَبُوا عَلَىٰ شَيْءٍ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الضَّلَالُ الْبَعِيدُ Arab-Latin:
 Maṡalullażīna kafarụ birabbihim a'māluhum karamādinisytaddat bihir-rīḥu fī yaumin 'āṣif, lā yaqdirụna mimmā kasabụ 'alā syaī`, żālika huwaḍ-ḍalālul-ba'īd
Terjemah Arti:
Orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, amalan-amalan mereka adalah seperti abu yang ditiup angin dengan keras pada suatu hari yang berangin kencang. Mereka tidak dapat mengambil manfaat sedikitpun dari apa yang telah mereka usahakan (di dunia). Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh. Ini adalah perumpamaan yang dibuat oleh Allah bagi amal perbuatan orang-orang kafir yang beribadah kepada Allah dan juga beribadah kepada yang lain (musyrik), mendustakan para Rasul utusan Allah dan membangun amal perbuatan mereka di atas dasar yang tidak benar, maka pasti hancur dan hilang pada waktu di mana mereka sangat memerlukannya.

 Makna ayat : Firman-Nya : (مَّثَلُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِرَبِّهِمۡۖ أَعۡمَٰلُهُمۡ كَرَمَادٍ ٱشۡتَدَّتۡ بِهِ ٱلرِّيحُ فِي يَوۡمٍ عَاصِفٖۖ) “Perumpamaan orang-orang yang kafir kepada Rabb mereka, sebagai mana hdis tentang morang kafir .Sesiapa yang tidak mengkafirkan orang yang kafir, maka ia kafir. Bermaksud seseorang boleh tergelincir akidahnya jika tidak memperakui bahawa golongan yang dikafirkan dengan nas syarak seperti penganut agama Kristian, Yahudi, Ateisme dan lain-lain itu kafir. (Lihat Al-Ibtal li Nazariyyah al-Khalt Bayn Din al-Islam wa Ghayrih min al-Adyan, 94) Dan amalan-amalan mereka bagaikan debu yang ditiup angin pada hari yang berangin kencang” bertiup dengan kencang pada hari itu (لَّا يَقۡدِرُونَ مِمَّا كَسَبُواْ) “mereka tidak mendapatkan dari yang telah mereka kerjakan” dari amalan-amalan mereka ketika di dunia (عَلَىٰ شَيۡءٖۚ) “sedikit pun” berupa pahala dan balasan yang baik atasnya. Ini adalah perkerjaan mereka yang baik seperti perbuatan baik dan luhur, dan perbuatang mereka yang buruk; syirik, kufur, dan penyembahan kepada selain Allah yang mereka harapkan darinya kebaikan, seluruhnya hilang bagai debu yang beterbangan karena angin dan terbang bersamanya di hari yang berangin kencang..sebagai mana ayatquran tentang amalan orang kafir,.Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan ) mereka pada hari kiamat. (Al Kahfi 105)

      Seperti itulah Allah menyiksa orang kafir, meski mereka selalu berbuat baik dan berjasa bagi kemanusiaan sepanjang hidupnya. Yang demikian itu karena perumpamaan orang yang ingkar kepada tuhannya, perbuatan yang telah mereka lakukan di dunia yang dipandang baik dan berjasa bagi kemanusiaan seperti abu yang ditiup oleh angin keras pada suatu hari yang berangin kencang. Angin itu menghamburkan abu tersebut hingga tidak tersisa. Demikianlah, mereka tidak kuasa mengambil pahala sama sekali di sisi Allah dari apa yang telah mereka usahakan di dunia karena kekufuran mereka telah menghapus semua amal baik itu. Yang demikian itu, yakni berbuat baik tanpa dilandasi keimanan, adalah bentuk kesesatan yang sangat jauh dari kebenaran. Melaksanakan ancaman-Nya kepada orang kafir adalah suatu hal yang mudah bagi Allah, seperti mudahnya dia menciptakan langit dan bumi. Wahai manusia, tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah telah menciptakan langit dan bumi dengan hak' Allah menciptakan kedunya beserta pernik-perniknya dengan benar, harmonis, dan penuh keteraturan agar menjadi bukti keesaan dan kekuasaan-Nya bagi kamu. Janganlah kalian mengingkari dan menyekutukan-Nya, karena jika dia menghendaki, niscaya dia dapat membinasakan kamu dan mendatangkan sebagai penggantimu makhluk yang baru dan lebih baik, lebih sempurna, serta lebih taat daripada kamu.

No comments:

Post a Comment